Penyebab Proses Terjadinya Pasang Surut Air Laut dan Jadwalnya

Pasang surut dapat dimanfaatkan untuk pengairan sawah (sawah pasang surut), menggerakkan pembangkit listrik dan pembuatan garam oleh nelayan.

Penyebab terjadinya pasang surut air laut

Pasangnya air laut dipengaruhi oleh gaya gravitasi bulan dan matahari terhadap bumi. Tetapi pasang terutama disebabkan oleh gaya gravitasi bulan karena jarak antara bumi dengan bulan jauh lebih dekat daripada jarak antara bumi dengan matahari.

Jika antara gravitasi bulan dan gravitasi matahari bekerja dalam arah yang sama akan terjadi pasang yang sangat besar.

Pasang Purnama dan Pasang Perbani

Untuk setiap kali bulan melintasi meridian, akan terjadi dua pasang yang utama karena pengaruh gravitasi bulan. Dalam satu bulan terdapat dua pasang purnama, dan dua pasang perbani.

Di mana pasang purnama ditandai dengan pasang terbesar dan pasang perbani ditandai dengan pasang terkecil.
Penyebab Proses Terjadinya Pasang Surut Air Laut dan Jadwalnya
Pasang Surut Air Laut

Jadwal Pasang surut air laut

Pasang purnama terjadi pasang yang terbesar karena gaya gravitasi bulan dan gaya gravitasi matahari bekerja pada arah yang sama. Pasang purnama terjadi pada bulan purnama dan bulan baru.

Pasang perbani terjadi karena gaya gravitasi matahari dan gravitasi bulan membentuk sudut 90°. Pasang perbani terjadi pada bulan seperempat. Antara dua pasang tersebut terjadi surut.

Pada keadaan surut, air laut mundur ke tengah laut sehingga pantai terlihat kering. Di selat yang sempit dan muara sungai perbedaan tingginya permukaan air laut pada saat pasang dan pada saat surut bisa mencapai 16 meter. Tetapi di laut terbuka perbedaannya hanya sekitar 3 meter.